Tuesday, June 14, 2016

>> LUKISAN BUAH -02

Informasi dan pemesanan:
Telp - WhatsApp: 081.329.7.329.11
E-mail: javadesindo@gmail.com
PinBB: D26B7298
Detail cara pemesanan, klik disini



" 2 Buah Apel "
Ukuran: 50cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.500.000



" 3 Buah Apel "
Ukuran: 55cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.200.000



" 4 buah Peach "
Ukuran: 50cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.500.000



" 5 Buah Delima "
Ukuran: 90cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.4.700.000



" Aneka buah dalam komposisi bebas-01 "
Ukuran: 80cmx65cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.4.500.000



" Aneka buah dalam komposisi bebas-02 "
Ukuran: 90cmx110cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.7.500.000



" Anggur hitam "
Ukuran: 50cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.500.000



" Buah dan Guci "
Ukuran: 90cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.4.700.000



" Buah segar dalam nuansa senja "
Ukuran: 80cm x 55cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.600.000



" Buah segar sajian Alam "
Ukuran: 85cm x 100cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.6.700.000



" Buah Semangka dan Cherry "
Ukuran:  60cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.500.000



" Dalam nuansa temaram "
Ukuran: 40cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.200.000



" Kombinasi aneka buah dan Bunga mawar "
Ukuran: 85cmx100cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.6.700.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-01 "
Ukuran: 65cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.500.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-02 "
Ukuran: 60cm x 80cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.800.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-03 "
Ukuran: 75cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.500.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-04 "
Ukuran: 75cm x 50cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.200.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-05 "
Ukuran: 75cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.500.000



" Menikmati segarnya buah Anggur-06 "
Ukuran: 75cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.500.000



" Menikmati segarnya buah Jeruk "
Ukuran: 55cm x 75cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.300.000



" Menikmati segarnya buah "
Ukuran: 50cm x 60cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.800.000



" Panen Buah Cheri "
Ukuran: 60cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.500.000



" Panen buah segar "
Ukuran: 90cm x 70cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.5.400.000



" Panen buah untuk sang Raja "
Ukuran: 80cm x 100cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.6.500.000



" Semangka diantara buah "
Ukuran: 60cm x 65cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.3.500.000



" Tanpa komposisi "
Ukuran: 75cm x 85cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.4.800.000



" Sajian Penutup "
Ukuran: 33cm x 49cm | Media: Cat minyak on canvas | Harga: Rp.2.300.000

Wednesday, April 27, 2016

>> LUKISAN ABSTRAK DAN MODERN - VOL.2

Informasi dan pembelian:
Telp - WhatsApp: 081-329-7-329-11
PinBB: 7fadbec1
Email: henoairlangga@gmail.com


Judul: Melintasi Pusaran Waktu
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 90cm x 130cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Setiap manusia diberi waktu dan kesempatan hidup, dan setiap manusia memiliki caranya masing-masing dalam menghabiskan kesempatan waktu yang telah diberikan kepadanya. Ada manusia yang bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, ada manusia yang memanfaatkan waktunya dengan sia-sia tidak bermanfaat, bahkan sebaliknya, ada manusia yang menggunakan waktunya dengan perbuatan buruk dan kejahatan.

Manusia yang berhasil dalam kehidupan Dunia adalah manusia yang bisa memanfaatkan atau menggunakan waktunya dengan sebaik-baiknya untuk berbuat kebaikan. Sedangkan manusia yang gagal dalam kehidupan adalah manusia yang menggunakan atau memanfaatkan waktunya dengan perbuatan sia-sia, tidak bermanfaat, bahkan untuk perbuatan buruk dan kejahatan.




Judul: Bahagia
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66cm x 44cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Rasa bahagia tidak bisa disembunyikan dan tidak bisa dibuat pada senyuman wajah, bahagia yang sesungguhnya merupakan pancaran dari dalam jiwa, hati dan pikiran. 
Wajah bahagia nampak dengan senyum yang lembut, saat orang lain memandangnya akan menjadi sejuk karena aura kebahgiaan yang ia pancarkan melalui senyum di wajahnya.
Bahagia bersumber dari ketulusan melakukan hal-hal baik, menebarkan kebaikan,  memberikan kebaikan untuk orang lain dan lingkungan sekitar.




Judul: Berserah Diri
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 202cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Berserah diri merupakan tingkatan tertinggi hubungan antara seorang Manusia (hamba) dengan Sang Maha Pencipta - Tuhan YME, manusia sadar bahwa sehebat apapun dia, tidak membuatnya angkuh dan berbesar diri, ia selalu merasa diatas segalanya ada kuasa Tuhan. Tunduk, taat dan patuh pada Tuhan YME, entah apapun keyakinanya. 
Berserah diri bukan bermakna menyerah pada nasib, namun sebaliknya, ia adalah titik akhir dari sebuah proses usaha maksimal, bahwa ada kuasa Tuhan dititik akhir dari usahanya, gagal atau berhasil ada dalam kuasa Tuhan, Dia yang menentukan. Dititik akhir itulah, manusia di uji akan ketaatanya, apakah ia akan berserah diri dan ingat kepada Tuhan, apakah ia akan lupa pada Tuhan YME dan sombong atas keberhasilanya, atau apakah ia akan menyalahkan Tuhan atas kegagalanya.
Sebagai catatan penting bahwa keberhasilan, kegagalan, kebahagiaan dan kesulitan, semua adalah ujian dari Tuhan, dan dibalik itu semua ada hikmah dan kebaikan bagi manusia, dengan ketentuan jika manusia tersebut ikhlas serta sabar menjalaninya dengan selalu berserah diri kepada-Nya.



Judul: Dunia Imajinasi
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 202cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Dunia Imajinasi tanpa batas, dan akan terus berkembang seiring berjalanya waktu. Peradaban Dunia, kultur dan budaya merupakan cermin dari Dunia imajinasi manusia.
Dunia imajinasi merupakan dapur dari pengetahuan manusia, disana segala informasi dari luar dan pengalaman diolah, dikombinasi hingga menghasilkan ide atau gagasan. Semua bidang ilmu pengetahuan, Seni, teknologi, kesehatan, dll, bisa terus berkembang karenan manusia memiliki pemikiran yang didalamnya terdapat Dunia imajinasi atau alam imajinasi.




Judul: Keberanian mengambil keputusan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 96cm x 64cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Setiap saat dan waktu manusia dihadapkan pada banyak sekali pilihan, disana diperlukan kecepatan dan keberanian sikap mental untuk mengambil keputusan diantara pilihan yang ada. Orang-orang besar yang telah mengukir sejarah Dunia membuktikan bahwa keberanian, ketegasan dan kecepatan dalam mengambil keputusan telah mengantarkan mereka ke puncak kesuksesan.
Setiap kuputusan yang diambil pasti memiliki konsekuensi serta akibat, namun bukan hal itu yang menjadi pokok masalah untuk takut, prinsip serta keteguhan sikap dalam mempertahankan dan mempertanggungjawabkan  setiap keputusan yang telah diambil merupakan wujud kkualitas, kedewasaan serta kematangan pribadi.



Judul: Melawan Hitam
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 44cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Melawan Hitam - Pikiran dan hati setiap saat selalu bertarung dengan segala informasi, bisikan, rayuan dan godaan, ada yang baik dan ada yang buruk, ada yang putih,  ada yang hitam, juga ada yang samar diantara hitam dan putih.
Melawan hitam bermakna melawan semua bisikan buruk yang ada didalam hati, melawan pemikiran negatif yang menjerumuskan pada perilaku tidak baik. 
Melawan hitam merupakan wujud perjuangan mulia untuk menjadi manusia hebat yang sesungguhnya.




Judul: Mengalir Bebas
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66cm x 44cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Lepaskan dan biarkan mengalir bebas segala masalah yang bersemayam dan membebani diri.  Lepaskanlah kecemasan, kekawatiran, ketakutan didalam diri, biarkan mereka mengalir bebas.
Seperti air yang mengalir bebas, meski banyak batu penghalang, ia tetap terus mengalir dan memberikan kemanfaatan banyak bagi kehidupan.
Bagitu juga manusia yang mampu menjalani hidup laksana air mengalir bebas, meski banyak memiliki tanggung jawab dan masalah, tidak menjadikan dirinya lemah.
Mengalir bebas bukan bermakna lepas dari tanggung jawab serta lari dari masalah. Ia bermakna pengendalian diri untuk menjadi kuat, menyelesaikan masalah dengan kebijaksaan serta melaksanakan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung  jawab.




Judul: Menumbuhkan cahaya harapan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 96cm x 64cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Jika semangat dalam diri padam, bayangkanlah hal-hal indah yang membuat kita merasa bahagia, lalu bangkitlah, kejar dan wujudkanlah hal -hal indah yang akan membuat kita bahagia. Hal-hal indah yang kita bayangkan seperti cahaya harapan, dan kita bisa menumbuhkanya, semakin banyak kita menumbuhkan cahaya harapan, maka kehdiupan kita akan semakin penuh warna.




Judul: Semangat Putih
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 44cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Semangat putih - Semangat yang dilandasi niat baik untuk melakukan hal-hal bermanfaat, tidak akan pernah merasa lelah seseorang yang memiliki niat tulus dalam melakukan hal-hal baik dan bermanfaat, meskipun hal tersebut dalam pandangan orang lain nampak terasa sangat berat.




Judul: Serpihan Asa
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 202cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Saat manusia kehilangan harapan, saat harapanya punah menjadi serpihan asa, ia membutuhkan kepercayaan diri dari orang-orang disekitar yang mampu menumbuhkan rasa percaya dirinya, atau dia bisa belajar sendiri dari pengalaman kehidupanya, setelah apa yang dia rasakan akan ketidak percayaanya pada harapan.
Serpihan asa hanya akan menjadi sampah tidak berguna jika manusia sudah kehilangan harapan, namun serpihan asa akan kembali bersinar menjadi sebuah harapan jika manusia mampu menumbuhkan rasa percaya diri, dan percaya akan akan sebuah harapan.




Judul: Semangat dan Kebebasan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 202cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Semangat  dan kebebasan jika disatukan akan memiliki kekuatan tersendiri yang akan mampu menembus alam imajinasi seseorang, tiada beban yang menghalangi dalam diri untuk mencapai imajinasi tanpa batas mencari jalan meraih impian kesuksesan, menemukan ide-ide besar yang tak terpikirkan sebelumnya, bahkan oleh orang lain.
Semangat dan kebebasan laksana air mengalir menembus bebatuan menuju laut lepas, disana ada banyak halangan bebatuan dan sungai berliku, namun air tetap mengalir hingga sampai ditujuan akhir laut lepas. Begitu juga dengan semangat dan kebebasan, seseorang akan berangkat menuju kesuksesan, meski ia mengerti akan banyak halangan dan rintangan selama proses perjalanan, namun ia tetap berjalan maju hingga sampai ditujuan akhir yaitu sebuah kesuksesan.



Judul: Gelora semangat
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 84cm x 140,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Semangat yang menggelora seperti api yang membara, orang-orang yang ingin mendaki puncak sukses, memiliki semangat yang membara adalah modal utama, bagi siapapun yang mampu menjaga gelora semangat dalam dirinya dari awal hingga akhir, maka ia akan mencapai puncak sukses lebih cepat dari yang ia perkirakan.
Gelora semangat ibarat sebuah motor penggerak, semakin cepat motor bergerak makan akan semakin cepat ia sampai pada tujuan, begitu pula gelora semangat, semakin tinggi semangat untuk mencapai puncak sukses, maka akan semakin cepat ia sampai.




Judul: Godaan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 67cm x 96cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Hal - hal bersifat bisikan didalam diri, mengajak pada sesuatu hal menyenangkan namun dibalik itu sebenarnya adalah menjerumuskan, godaan menghadirkan bayangan - bayangan indah dalam imajinasi, dan kemudian menuntun untuk mempraktekanya pada Dunia nyata.
Saat godaan masih berbisik didalam hati, sebenarnya manusia memiliki kendali untuk mengontrolnya, namun kekuatan kendali setiap manusia berbeda, ada yang tahan dengan godaan, namun tidak sedikit juga yang terbuai oleh godaan.




Judul: Jalan yang harus dilalui
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 50cm x 66,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Jalan kehidupan penuh lika-liku, dan seringkali tidak pernah bisa ditebak, terkadang rencana yang telah matang disusun tidak sesuai dengan yang diharapkan, terkadang keinginan yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dibayangkan.
Adakalanya kita melalui jalan yang mudah dan adakalanya kita melalui jalan yang sulit, itulah kehidupan, yang terpenting bagi kita adalah terus tetap berjalan maju dan jangan ppernah berhenti, dengan memiliki tujuan hidup atau cita-cita maka kita perlu merasa putus asa, yakin bahwa suatu hari kita akan sampai pada tujuan kita, meskipun seberapa mudah atau sulit jalan yang harus kita lalui.




Judul: Jangan Berhenti
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 50cm x 66,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Melukiskan tentang hasrat menginginkan sesuatu seperti cita-cita atau impian, saat kita memutuskan untuk mewujudkanya, saat itulah kita harus menguatkan diri kita bahwa kita telah memulai proses, pastilah dalam perjalanan proses sebelum kita dapat sukses mewujudkan keinginan kita akan ada banyak ujian kesulitan, semakin tinggi impian yang ingin kita raih akan semakin banyak pula tantangan yang harus dihadapi. Dalam perjalanan mewujudkan impian ada satu kata kunci yang harus kita pegang “ Jangan berhenti “, terus maju dan berjalan kedepan, yakin bahwa suatu hari kita akan sampai dan bisa mewujudkan impian kita, entah cepat atau lambat, tergantung dari  sekuat apa usaha kita.




Judul: Batas dimensi 2 Dunia
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66,5cm x 47,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Batas Dimensi 2 Dunia - Alam Dunia dan Alam kubur adalah 2 alam berbeda, dimana setiap Manusia akan berproses didalamnya, dalam kehidupan Dunia dan Alam kubur.
Batas antara kehidupan dan kematian adalah sangat tipis, karena begitu tipisnya tidak bisa dilihat dengan mata, tapi bisa dilihat dengan mata hati ‘ keyakinan ‘. Batas Dimensi antara alam Dunia dan alam kubur adalah kematian.
Dalam hitungan Tahun, Bulan, hari, jam, menit dan bahkan detik, manusia bisa berpindah alam, dari alam Dunia menuju alam Kubur. Mau tidak mau, suka tidak suka, setiap manusia akan melaluinya.
Bekal terbaik bagi manusia di Alam kubur adalah Kebaikan yang ditanam di alam Dunia.




Judul: Cahaya keadilan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 46cm x 66,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Cahaya Keadilan - Setiap pemimpin yang didalam hatinya memiliki cahaya keadilan, maka ia akan menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana, tidak berat sebelah, tidak pilih kasih, hak setiap manusia adalah sama dihadapanya.
Dalam memutuskan suatu perkara, seorang pemimpin yang adil tidak akan terpengaruh oleh apapun, kecuali oleh kebenaran itu sendiri.
Cahaya keadilan yang bersemayam didalam diri seorang pemimpin, dibentengi oleh sifat berani dan tegas, sehingga ia tidak akan takut dan goyah oleh godaan, saat ia akan memutuskan sesuatu dengan adil.
Cahaya keadlian adalah simbol kehormatan dan kemuliaan bagi seorang pemimpin yang adil dan bijaksana.




Judul: Jangan dibuat Rumit
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66,5cm x 100,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Jangan dibuat rumit - Cara berpikir dan sudut pandang seseorang dalam melihat suatu masalah sangat menentukan sikap atau perilaku nya, terkadang masalah yang sederhana bisa menjadi rumit ditangan orang yang memilikii cara berpikir sempit, sebaliknya segudang masalah rumit akan menjadi sederhana ditangan orang yang berpikiran luas dan tenang.
Sesungguhnya, besar atau kecilnya masalah tergantung dari setiap orang bagaimana cara ia berpikir serta memandang masalah tersebut dan menyikapinya. 
Jika kita berpikir rumit maka masalah akan menjadi rumit dan sulit, sebaliknya jika kita berpikir  mudah, sederhana maka masalah akan mudah untuk diselesaikan.




Judul: Kekuatan Fokus
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 67cm x 101cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Kekuatan Fokus - Banyak orang yang tidak menyadari  tentang ‘kekuatan fokus ‘ . Orang-orang sukses telah membuktikan akan kekuatan Fokus.
Dalam perjalanan kehidupan meraih cita-cita, keinginan atau impian, sering manusia dihadapkan pada realita godaan agar ia berpaling dari cita-cita nya bahwa itu mustahil untuk dicapai, dan selalu ada bisikan lain dalam diri akan pilihan lain dari cita-cita nya. Anehnya bisikan-bisikan tersebut selalu muncul dengan pilihan lain dan terus berulang, hingga manusia bingung dan tidak fokus pada cita-cita awalnya.
Itulah pentingnya kekuatan Fokus, manusia harus berfokus dan yakin pada tujuan cita-citanya, apapun godaan dan bisikan dalam diri yang mencoba meruntuhkan cita-cita, tetaplah fokus hingga cita-cita terwujud menjadi kenyataan, dan orang-orang hebat, orang besar, orang sukses telah banyak yang membuktikanya. Kekuatan fokus juga bisa digunakan untuk menyelesaikan setiap masalah.




Judul: Sejuta harapan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 45cm x 68cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Jangan pernah padamkan harapan, karenan harapan membuat manusia tetap optimis dalam menjalani hidup, tubuhkan sebanyak-banyaknya harapan agar hidup lebih indah seperti bintang-bintang dilangit malam. Diantara banyaknya harapan pasti ada yang terwujud, tinggal bagaimana manusia memperjuangkan harapanya.
Saat Manusia sudah tidak memiliki harapan, hidupnya bagaikan malam yang tak berbintang, hanya berwarna hitam, gelap dan tidak indah.




Judul: Sentuhan  cinta meluluhkan amarah
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 100,5cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Saat seseorang terbakar oleh api amarah, dia bisa hilang kendali dan melakukan hal-hal yang ia sendiri tidak sadari, saat nasehat dan peringatan tidak dihiraukan, perlahan namun pasti, dengan tuturkata bijak, nasehat yang tidak menyalahkan dan tidak merendahkan seseorang, tawaran memberikan solusi, nasehat dari dalam hati, nasehat yang didasari rasa cinta dan kasih sayang akan mampu meluluhkan amarah yang diluar kendali.
Sentuhan cinta dari dalam hati laksana salju yang turun menyelimuti padang pasir gersang dan panas, maka disitu akan ada keindahan.




Judul: Senyum untuk lebih bahagia
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 100,5cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Wajah yang tersenyum adalah cerminan hati yang bahagia, senyum dari hati akan memancarkan aura positif bagi orang-orang disekitar, mereka juga akan akan ikut bahagia.
Orang yang selalu tersenyum, menandakan bahwa hidupnya bahagia, tidak memandang ia kaya atau miskin, selama wajahnya tersenyum yang bersumber dari dalam hati maka hidupnya adalah bahagia.




Judul: Bayang ilusi dalam nuansa biru
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142,5cm x 101cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Bayang ilusi dalam nuansa biru, Seperti bayangan dalam nuansa biru, menimbulkan banyak ilusi bagi orang yang memandangnya, nuansa biru  memberikan kesan ketenangan dan mendinginkan. 
Bayang-bayang ilusi memberikan tingkatan perspektif seolah semakin jauh semakin dalam dan membuat kita seolah masuk kedalam ilusi tersebut.




Judul: Cakrawala Merah
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 67cm x 43,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Dunia yang semakin panas akibat perusakan lingkungan yang terus dilakukan oleh umat manusia, berdalih untuk kehidupan lebih baik , tapi justru efek buruk yang lebih besar mengancam kehidupan umat manusia. Terjadinya perusakan hutan, eksploitasi tambang yang tidak terkendali, polusi dan populasi pertambahan pembangunan yang tidak di imbangi dengan penghijauan, jika hal ini dibiarkan terus menerus maka akan tampak pada langit yang dulunya biru bersih menjadi pekat dan kotor. Saat bumi semakin panas maka akan terjadi cakrawala merah yang menandakan bahwa alam telah menangis dan sakit.




Judul: 4 Bunga Matahari
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 45cm x 43cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: 7 Bidadari dan Jaka Tarub
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142,5cm x 101cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Legenda Jaka Tarub adalah salah satu cerita rakyat yang diabadikan dalam naskah populer Sastra Jawa Baru, Babad Tanah Jawi.
Kisah ini berputar pada kehidupan tokoh utama yang bernama Jaka Tarub ("pemuda dari Tarub"). Setelah dewasa ia digelari Ki Ageng Tarub. Ki Ageng Tarub adalah tokoh yang dianggap sebagai leluhur dinasti Mataram, dinasti yang menguasai politik tanah Jawa - sebagian atau seluruhnya - sejak abad ke-17 hingga sekarang. Menurut sumber masyarakat di desa Widodaren, Gerih, Ngawi, peristiwa ini terjadi di desa tersebut. 
Sebagai bukti masyarakat setempat percaya karena terdapat petilasan makam Jaka Tarub di desa tersebut. Rata-rata masyarakat setempat yang sudah lanjut usia tahu jalan cerita Jaka Tarub dengan 7 bidadari. Nama desa Widodaren itu dipercayai masyarakat setempat berasal dari kata widodari yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah bidadari. Di desa ini juga terdapat sendang yang konon dulu adalah tempat para bidadari mandi dan Jaka Tarub mengambil selendang salah satu bidadari.

Babad Tanah Jawi adalah naskah sejarah Kesultanan Mataram. Pemberitaan tentang Panembahan Senapati dan para penggantinya memang mendekati fakta sejarah. Akan tetapi kisah-kisah sebelum Panembahan Senapati cenderung bersifat khayal, terutama seputar Kerajaan Majapahit.
Ada yang berpendapat, Kesultanan Mataram didirikan oleh keluarga petani, bukan keluarga bangsawan. Oleh karena itu, demi mendapat legitimasi dan pengakuan dari rakyat Jawa, diciptakanlah tokoh-tokoh mitos yang serba istimewa sebagai leluhur raja-raja Mataram.
Dalam hal ini, tokoh Nawangsih yang dinikahi Bondan Kejawan disebut sebagai wanita istimewa. Nawangsih merupakan anak campuran antara manusia dan bidadari. Kisah ini mengingatkan pada tokoh Ken Arok dalam Pararaton. Pihak Majapahit juga ingin menunjukkan bahwa leluhur mereka, yaitu Ken Arok adalah manusia istimewa setengah dewa.




Judul: 9 Ikan Arowana
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 96,5cm x 140,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Lekuk tubuhnya bagai mitologi sang naga turun dari kayangan. Ia meliuk-liuk dalam ritme tarian alam. Kulit bersisik merah dengan sederet bintik kecil berwana hitam dari badan hingga ekornya. Dunia tak hanya mengagumi keindahan tubuh satwa dilindungi itu, tapi juga filosofi hidupnya. Ia layak menyandang predikat ikan termahal di dunia, begitulah gambaran singkat tentang ikan Arwana.
Arwana memiliki bentuk serta penampilan cantik dan unik. Tubuhnya memanjang, ramping, dan stream-line, sedangkan gerakan berenangnya amat anggun. Selain itu, proses ikan Arwana saat berkembang biak juga mengandung nilai filosofi yang tinggi. Arwana betina tugasnya hanya bertelur. Kemudian, induk jantan memeram dan memelihara telur-telur itu di dalam mulut selama 40 hingga 50 hari sampai menetas.
Sebagai ikan purbakala, bentuk tubuh Arwana memanjang dan ramping. Gerakannya anggun dipandang mata. Ia senantiasa bergerak lembut dan bersahaja. Namun satwa endemik Taman Nasional Danau Sentarum, Kapuas Hulu ini, juga bisa berubah menjadi satwa pemangsa yang ganas.
Jumlah angka 9 merupakan peringkat angka tertinggi dalam satuan angka, 9 ikan arwana dalam karya seni memiliki makna kewibawaan, kemegahan dan keberuntungan.




Judul: Ayah dan Matahari
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 97cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Seorang Ayah adalah tulang punggung keluarga, menjadi pemimpin dalam keluarga, sebuah keluarga menjadi baik atau tidak tergantung dari keteladanan seorang Ayah.
Seorang Ayah yang hebat mampu memimpin keluarganya menjadi keluarga yang bahagia dan sukses, mampu membahagikan Istri, mampu mendidik anak-anaknya untuk menjadi orang yang hebat, ia mendidik anak-anaknya dengan keteladanan dan nasehat yang bijak.
Figur Ayah laksana Matahari yang menerangi isi Dunia tanpa mengharapkan balas jasa, Seorang Ayah rela lapar asal anak istrinya kenyang, seorang ayah rela menahan perih dan pedih asal keluarganya bahagia.




Judul: Gadis kecil Suriah yang merindukan kedamaian
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 96cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: Ibu dan Matahari
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142cm x 97cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Seperti kata pepatah, ibu bagaikan sang surya yang menyinari Dunia, dengan adanya matahari maka Dunia menjadi penuh warna, menjadi hidup, namun matahari tidak pernah mengharapkan atau meminta imbalan atas jasanya. Demikian pula dengan pengorbanan Ibu terhadap anak-anaknya, ia tidak pernah mengharapakn balas jasa sedikitpun atas pengorbananya membesarkan anak-anaknya. Seorang ibu hanya berharap  bahwa kelak anak-anaknya menjadi orang yang sukses, menjadi manusia yang baik, suka membantu sesama dan tidak angkuh.
Surga dibawah telapak kaki Ibu, sebuah kalimat bijak yang mengandung makna filosofi dalam, betapa mulianya seorang ibu. Seorang anak disebut berbakti jika ia memahami makna arti pengorbanan seorang Ibu, sehingga ia menyayangi dan mengasihi Ibu, menjaga dan merawat  Ibu dengan ketulusan.




Judul: Kebun  Pisang
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 43cm x 41,5cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: Kepala Kuda
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 97cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Sosok hewan tangguh yang tak kenal lelah, berlari melintasi terjalnya alam liar, sosok hewan yang sangat berguna bagi manusia sebagai alat angkut ataupun kendaraan perang pada jaman dahulu, hingga kini Kuda masih menjadi sahabat manusia dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai alat angkut maupun tranportasi di pedasaan.




Judul: Kepala Naga
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 142,5cm x 101cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Naga, dalam berbagai peradaban dikenal dengan nama dragon (Inggris), draken (Skandinavia), Liong (Tiongkok), dikenal sebagai makhluk superior yang berwujud menyerupai ular, kadang bisa menyemburkan api, habitatnya di seluruh ruang (air, darat, udara). Meskipun penggambaran wujudnya berbeda-beda, namun secara umum spesifikasi makhluk tersebut digambarkan sebagai makhluk sakti.
Sosok naga di dunia barat digambarkan sebagai monster, cenderung merusak dan bersekutu dengan kekuatan gelap. Dicitrakan sebagai tokoh antagonis yang seharusnya dihancurkan. Seseorang bisa mendapat gelar pahlawan atau ksatria dengan membunuh naga. Pendek kata, naga adalah ancaman bagi manusia.
Tidak demikian halnya dengan citra naga di peradaban timur. Di Tiongkok, naga dianggap sebagai sosok yang bijaksana dan agung layaknya dewa. Naga adalah satu-satunya hewan mitos yang menjadi simbol Shio. Budaya Minangkabau mengenal dongeng Ngarai Sianok yang diciptakan oleh Sang Naga. Hiasan berbentuk naga juga sangat lekat dengan budaya Jawa, umumnya terdapat di gamelan, pintu candi dan gapura, sebagai lambang penjaga. Masyarakat Dayak juga menggambarkan Naga sebagai penguasa dunia bawah, dan Burung Enggang sebagai penguasa dunia atas. Naga di peradaban timur mendapat tempat terhormat, karena meskipun mempunyai kekuatan dahsyat yang bisa menghancurkan, namun tidak semena-mena dan bahkan bisa mengayomi.

Naga atau Ular menurut pandangan kebanyakan Orang Indonesia, dianggap sebagai lambang dunia bawah. Sebelum Zaman Hindu (Neolithicum), di Indonesia terdapat anggapan bahwa dunia ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu dunia bawah dan dunia atas, dan masing-masing mempunyai sifat yang bertentangan. Dunia bawah antara lain dilambangkan dengan bumi, bulan, gelap, air, ular, kura-kura, buaya. Sedangkan dunia atas dilambangkan dengan matahari, terang, atas, kuda, rajawali.
Pandangan semacam itu juga hampir merata di seluruh bangsa Asia. Dalam cerita Mahabarata maupun pandangan kebanyakan Orang Indonesia sendiri sebelum Zaman Hindu, naga atau ular selalu berhubungan dengan air, sedangkan air mutlak diperlukan sebagai sarana pertanian.




Judul: Kucing Hitam
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 73cm x 53cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: Kucing Putih
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 71,5cm x 53cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: Masihkah mereka Manusia
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66cm x 97cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Perwujudan manusia setengah setan, menimbulkan sebuah pertanyaan, masihkan mereka layak disebut manusia?
Diberbagai pelosok Dunia, baik di perkotaan maupun pedesaan, sering kita dengar sebuah perilaku jahat manusia yang bahkan melebihi kebiadaban dari binatang, padahal manusia dibekali akal, naluri, hati dan pikiran. 
Sebagai manusia yang masih waras, sering dibuat geleng kepala akan manusia-manusia jahat yang dirasuki iblis yang bisa berbuat diluar fitrah sebagai manusia. Tidak salah jika ada sebuah pesan bahwa jika manusia baik bisa melebihi derajat malaikat, jika manusia jahat bisa lebih rendah derajatnya dari binatang, bahkan lebih rendah dari seekor cacing.




Judul: Membawa pesan perdamaian
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 66cm x 96cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Seekor merpati putih disimbolkan sedang membawa sebuah pesan surat yang berisi tentang indahnya perdamaian, hidup berdampingan, saling bertoleransi, saling menghormati, meski banyak perbedaan.
Dibeberapa tempat, kata perdamaian adalah sesuatu yang langka dan bahkan tidak ada, yang terjadi adalah pertikaian, kebencian dan permusuhan, menyatakan diri paling benar dan orang lain adalah salah. Selama otak manusia dipenuhi dengan pemikiran tersebut, maka perdamaian adalah hal yang semu.
Merpati adalah simbol perdamaian, bulunya yang putih melambangkan kebersihan, ketulusan dan kesucian, untuk itu, perdamaian diperlukan sebuah cahaya dari hati yang tulus dan penuh kasih sayang.




Judul: Pejantan Tangguh
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 96cm x 67cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Ayam Jago yang memiliki keberanian dan tidak pernah takut akan lawan, mempunyai taji kuat, tahan banting, menggetarkan lawan-lawanya dalam setiap aduan, adalah ayam jago pilihan dan disebut sebagai pejantan tangguh. Meskipun hanya seekor ayam jago, namun seolah memiliki prinsip jika bertemu musuh yang kuat, ia akan bertarung sampai titik darah penghabisan, lebih baik mati dalam mempertahankan harga diri, daripada kalah dan hidup sebagai pecundang.
Filosofi tersebut jika diterapkan dalam kehidupan, sebagaimana manusia berjuang dalam kehidupan untuk meraih kesuksesan, ia tidak mau menjadi pecundang dalam kehidupan, ia tidak mau menyerah sebelum kesuksesan ia raih, lebih baik bersusah-susah dalam proses meraih kesuksesan hingga  titik darah penghabisan, dari pada berleha-leha tanpa tujuan hidup, yang pada akhirnya tidak menjadi apa-apa, dan bukan siapa-siapa.




Judul: Potret diri bersama Putri kecil ku
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 45cm x 43cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016




Judul: Sebuah keseimbangan
Pelukis: Heno Airlangga
Ukuran: 53cm x 66cm
Media: Cat Acrylic diatas canvas
Tahun: 2016
Lukisan sepasang Ikan koi jantan dan betina, melambangkan sebuah keseimbangan alam, sebagaimana segala sesuatu di Dunia diciptakan Tuhan secara berpasangan, agar Dunia  terus berjalan, kehidupan terus berlanjut dalam sebuah keseimbangan yang harmoni.